Apr 20, 2018   |   Post: Admin   

Teknologi Mobil Terbang Yang Menjadi Solusi Kemacetan

Kemacetan jalanan adalah hal yang paling dibenci setiap pengendara. Bagaimana tidak, macetnya jalanan bisa membuat waktu terbuang percuma. Pernahkah terlintas di fikiranmu saat terjebak macet, mobil yang kamu tumpangi bisa terbang sehingga terhindar dari macet?. Hal tersebut mungkin dianggap mustahil bagi sebagian orang. Namun, Negara Jepang seolah tak kehabisan ide untuk membuat teknologi baru. Tepatnya di Kota Tokyo, insinyur-insinyur muda dengan kecerdasannya akan menciptakan mobil terbang pertama dan teramping di dunia!. Para insinyur muda tersebut tergabung dalam Cartivator Project yang terkenal dengan proyek berbasis startup.

Rencananya, mobil terbang ini akan ikut memeriahkan acara Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang. Momen ini dianggap pas untuk memamerkan teknologi buatan Jepang yang terbaru ini. Hal tersebut karena selain sebagai ajang kompetisi olahraga, acaraatersebut juga dijadikan ajang prestisius bagi industri otomotif di Jepang.

Model yang dipilih para insinyur muda tersebut adalah Cartivator SkyDrive yang sudah dirilis bulan Juli tahun 2017 lalu. Ukuran dari mobil terbang itu adalah panjanh sekitar 2,900 mm, lebar 1,300mm dan tinggi 1,100 mm. Roda yang digunakan berjumlah tiga dan memiliki kemampuan untuk take-off dan landing di jalanan umum. Sedangkan untuk kecepatan terbangnya mampu mencapai 100 kpj dan jika di darat bisa mencapai 150 kpj. Kabarnya, mobil terbang ini hanya bisa terbang di ketinggian 10 m diatas tanah. Ketinggian tersebut sudah cukup melayang diatas kemacetan.

Pembuatan mobil terbang itu membutuhkan biaya yang sangat besar. Beruntungnya, Jepang merupakan negara yang memiliki banyak perusahaan otomotif besar yang selalu mendukung bakat-bakat insiyur muda. Toyota merupakan salah satu perusahaan yang memberikan modal dalam pembuatan teknologi baru ini. Tak tanggung-tanggung,  toyota menggelontorkan dana sejumlah 5 triliun untuk mengembangan Skydrive ini.

Bukan hanya dalam bentuk materi, Toyota juga membantu para insinyur dengan memberikan bantuan melalui para mekanik handal miliknya dalam pembuatan Skydrive ini. Para insinyur akan membuat mobil terbang ciptaannya ini menjadi lebih sempurna hingga dapat digunakan pada Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang. Mereka juga memiliki ambisi agar Skydrive bisa digunakan oleh masyarakat luas pada tahun 2050.

Jika Skydrive ini bisa dibuat dalam jumalh yang besar, tentu akan menjadi solusi alternatif bagi permasalahan transportasi. Seperti di Indonesia dengan permasalahan kemacetan yang tak pernah ada solusinya. Dengan adanya mobil terbang ini, tentu akan menjadi pilihan sebagian besar orang.



 



....